Konsep Modul Peternakan
Halaman ini menjelaskan cara modul Peternakan memandang usaha ternak: apa yang dicatat, di mana angkanya bertemu akuntansi, dan urutan kerja yang membuat laporannya benar. Baca ini lebih dulu sebelum membuka form mana pun.
Untuk Siapa Modul Ini
- Peternakan ayam pedaging, ayam petelur, sapi perah, kambing, dan ternak lain yang dikelola per kandang dan per periode.
- Operator kandang yang mengisi kejadian harian: mati, pakan, telur, bobot, susu, ternak masuk dan keluar.
- Pemilik dan supervisor yang menilai satu periode dari mortalitas, HD, FCR, ADG, sampai biaya dan margin per kandang.
- Bagian akuntansi yang ingin pakan menjadi beban dan hasil panen menjadi persediaan tanpa mengetik ulang apa pun.
Empat Lapis Data
Setiap lapis menjawab satu pertanyaan. Mengisi dari bawah ke atas akan menyulitkan; urutan yang benar selalu dari atas.
| Lapis | Menjawab | Sifat |
|---|---|---|
| Jenis Ternak | Metrik apa yang berlaku - telur, bobot, atau susu? | Master, jarang berubah |
| Kandang | Di mana ternaknya, dan ke divisi mana biayanya masuk? | Master, berisi seluruh setelan |
| Periode | Kapan siklusnya mulai, berapa ekor awalnya? | Satu kandang dilewati banyak periode |
| Catatan Harian | Apa yang terjadi hari itu? | Satu baris per hari per periode |
Kandang Adalah Satu Divisi
Ini keputusan paling menentukan di modul ini, dan sekali dipahami, sisanya masuk akal sendiri.
- Di Zayeen, buku besar dan harga pokok dipisahkan per divisi. Departemen hanya memisahkan lokasi stok, tidak memisahkan laba rugi.
- Karena itu satu kandang dipetakan ke satu divisi. Divisi itulah cost center-nya: seluruh stok, HPP, dan jurnal kandang tersebut mendarat di sana.
- Satu divisi hanya boleh dipegang satu kandang. Kalau dua kandang berbagi divisi, janji "biaya dan margin per kandang" batal - jurnal keduanya tercampur dan tidak bisa dipisahkan lagi setelah terlanjur diposting.
- Departemen dipakai sebagai sub-lokasi di dalam kandang, misalnya gudang pakan dan ruang ternak, sekaligus menjadi ujung mutasi persediaan.
- Konsekuensi lisensi: peternakan dengan lebih dari satu kandang membutuhkan fitur Multi Divisi dan Multi Departemen.
Pakan: Jadwal Hanya Mengusulkan, Rincian Harian yang Dibukukan
Satu periode hampir tidak pernah memakai satu jenis pakan saja - fase umur berganti, dan sesekali stok memaksa memakai merek lain.
- Kolom Pakan (kg) di catatan harian tidak diketik. Ia total dari baris rinciannya dan berubah sendiri setiap baris disimpan atau dihapus.
- Daftar produk pada rincian harian hanya memuat pakan yang disetel di kandang itu. Kalau stok memaksa memakai merek lain, masukkan dulu mereknya ke jadwal fase atau ke pakan default kandang - satu langkah tambahan yang membuat keputusannya tercatat di master, bukan hilang di satu baris harian.
- Posting menolak pakan yang tercatat tanpa rincian produk. Menebak produknya sama dengan mengeluarkan stok yang tidak pernah keluar.
| Yang diisi | Perannya |
|---|---|
| Jadwal Pakan per Umur, di dalam form Kandang | Mengusulkan produk saat baris rincian ditambahkan, sekaligus membatasi pilihan yang boleh dipakai kandang itu |
| Produk Pakan default kandang | Cadangan usulan bila umur ternak hari itu tidak tercakup jadwal |
| Rincian Pemakaian Pakan, di dalam Catatan Harian | Sumber kebenaran. Inilah yang dikeluarkan dari stok dan dibebankan saat posting |
Posting Persediaan: Titik Temu dengan Akuntansi
Catatan harian tidak menyentuh stok. Yang menyentuh stok adalah Posting Persediaan, dan itu dipisah dengan sengaja: catatan harian sering dikoreksi, dan koreksi yang diam-diam mengubah stok mustahil ditelusuri.
- Baris kematian hanya terbentuk bila kandang menyatakan Produk Ternak dan Akun Beban Kematian. Tanpa itu modul berjalan seperti sebelumnya: kematian tetap tercatat di populasi dan laporan mortalitas, hanya tidak menyentuh stok.
- Menyimpan ulang baris posting berarti memposting ulang: hasil sebelumnya dibersihkan lebih dulu, jadi rentang tanggal yang berubah tidak meninggalkan stok yatim.
- Menghapus baris posting membatalkan seluruh transaksi bentukannya berikut kartu stok dan jurnalnya, lalu melepas kembali baris hariannya supaya bisa dikoreksi.
- Baris harian yang sudah ikut posting dikunci. Untuk mengoreksinya, hapus dulu postingnya.
| Dari catatan harian | Menjadi | Jurnalnya |
|---|---|---|
| Rincian pemakaian pakan | Pengeluaran stok di divisi kandang, satu baris per produk | Debit beban pakan, kredit persediaan pakan |
| Telur atau susu | Penerimaan stok di divisi kandang | Debit persediaan hasil, kredit akun hasil panen |
| Mati pagi + mati sore | Pengeluaran stok ternak di divisi kandang | Debit beban kematian, kredit persediaan ternak |
Yang TIDAK Dibentuk Posting
Batas ini penting supaya tidak ada mutasi yang terhitung dua kali.
| Kejadian | Dicatat di mana | Kenapa bukan di posting |
|---|---|---|
| Ternak masuk (DOC, pullet, sapi dara) | Pembelian atau penerimaan barang biasa | Bibit dibeli seperti barang lain, lengkap dengan harga dan pemasoknya |
| Ternak terjual | Transaksi penjualan biasa, nomornya ditulis di catatan harian | Faktur penjualannya sudah mengeluarkan stok dan mengakui pendapatan |
| Ternak pindah kandang | Mutasi persediaan antar divisi | Mutasi memindahkan harga pokoknya sekaligus |
| Ternak hilang | Penyesuaian persediaan | Peristiwa yang berbeda dari kematian, jadi tidak pantas memakai akun yang sama |
Alur Kerja Satu Periode
- Siapkan master sekali: Jenis Ternak, lalu Divisi dan Departemen untuk tiap kandang, lalu Kandang berikut produk pakan, produk panen, produk ternak, dan akun-akunnya.
- Beli pakan masuk gudang lewat pembelian atau penerimaan barang biasa.
- Mutasikan pakan dari gudang ke divisi kandang. Harga pokoknya ikut pindah, sehingga beban pakan nanti dinilai dengan harga yang benar-benar dibayar.
- Masukkan bibit ternak ke divisi kandang lewat pembelian, lalu buka Periode baru dari dalam form Kandang dan isi jumlah awalnya.
- Operator mengisi Catatan Harian setiap hari: mati, pakan berikut rinciannya, telur atau susu, bobot timbang, serta ternak yang masuk, terjual, pindah, atau hilang.
- Akhir minggu atau akhir periode, buat baris Posting Persediaan untuk rentang tanggalnya. Periksa nomor transaksi yang terbentuk di kolom hasilnya.
- Mutasikan hasil panen dari kandang ke gudang bila akan dijual, lalu jual lewat penjualan atau POS seperti barang lain.
- Tutup periode dengan mengubah statusnya menjadi Selesai, lalu baca Performa Periode dan Biaya & Margin per Kandang.
Metrik yang Dipakai
| Metrik | Artinya | Dihitung dari |
|---|---|---|
| Populasi | Jumlah ternak hidup pada tanggal itu | Jumlah awal, ditambah pemasukan dan pindah masuk, dikurangi mati, terjual, pindah keluar, dan hilang |
| Mortalitas % | Porsi ternak yang mati sejak periode dimulai | Kumulatif mati dibagi jumlah awal |
| HD % (Hen-Day) | Produktivitas bertelur harian | Jumlah telur hari itu dibagi populasi hari itu |
| FCR | Efisiensi pakan - semakin kecil semakin baik | Total pakan dibagi hasil panen atau pertambahan bobot |
| ADG | Pertambahan bobot rata-rata per hari | Selisih bobot timbang dibagi selisih hari |
Sebelum Mulai: Daftar Periksa Setup
- Fitur Manajemen Peternakan aktif di lisensi. Untuk lebih dari satu kandang, tambahkan Multi Divisi dan Multi Departemen.
- Setiap divisi kandang punya format nomor transaksi persediaan sendiri dan tidak boleh kembar dengan divisi lain. Dua divisi berformat sama akan menerbitkan nomor yang sama, dan nomor itu adalah kunci transaksinya - posting akan ditolak sampai formatnya dibedakan.
- Produk pakan bersatuan dasar kg, susu liter, telur butir atau kg sesuai pilihan kandang, dan ternak ekor. Satuan dasar produk harus sama dengan satuan yang dicatat harian.
- Produk yang dipakai posting harus barang biasa - bukan jasa, dan bukan produk bernomor seri.
- Akun beban pakan, akun hasil panen, dan akun beban kematian sudah ada di bagan akun.